MENGHILANGKAN NYERI OTOT-URAT SYARAF

Menghilangkan Nyeri Otot-Urat Syaraf ,

Pegal-linu, lelah, dengan metode dzikrullah.

Allah SWT berfirman :

اَللهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيْثِ كِتَابًا مُّتَشَابِهًا مَّثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُوْدُ الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِيْنُ جُلُوْدُهُمْ وَقُلُوْبُمْ إِلَى ذِكْرِ اللهِ ۚ ذَالِكَ هُدَى اللهِ يَهْدِى بِهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُضْلِلِ اللهُ فَمَالَهُ مِنْ هَادٍ

Allah Telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang [*], gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, Kemudian menjadi lunak kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan Kitab itu dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.

[*] maksud berulang-ulang di sini ialah mengulang ulang membacanya, seperti nama lain surat Al Fatihah yaitu  Sab’ul Matsani, artinya 7 ayat yang diulang-ulang membacanya, diwaktu shalat 5 waktu sehari semalam dibaca 17 kali supaya bacaan Quran itu lebih berpengaruh dan lebih meresap. Demikian juga bacaan dzikir yang diulang-ulang akan berpengaruh melunakkan hati dan badannya.

Bacaan Al Quran dan bacaan dzikir yang berasal dari ayat ayat Al Quran mempunyai mutu yang seimbang, dengan keistimewaannya masing masing. Dalam ayat di atas ditegaskan bahwa dengan berulang-ulang membacanya, akan menimbulkan getaran lembut yang sering kurang disadari oleh pembacanya, tetapi bila di lakukan secara rutin dalam waktu tertentu, akan mempunyai atsar/efek positif bagi pelakunya.

Pengaruh yang dapat dirasakan secara nyata adalah lunaknya anggota badan dari lapisan paling luar yaitu dari kulit, jaringan syaraf, jaringan otot, yang saling bertautan, hingga masuk ke dalam jantung dan hati, sehingga jadilah hati yang lembut selembut sutra. Dengan lunaknya anggota badan termasuk jantung dan hati maka kendorlah urat syaraf yang kaku, lunaklah jantung dan hati yang keras kondisi ini menjadikan jasmani dan rohani menjadi sehat.

Mengapa urat syaraf yang lunak dan anggota tubuh lainnya menjadi sebab sehatnya jasmani dan rohani? Hal ini karena  1. darah yang beredar menjadi lancar disebabkan urat syaraf yang dilaluinya dapat bergetar mengikuti arus aliran darah yang dipompa oleh jantung, disamping itu jantung juga dapat memompa darah dengan ringan.

2. Otot yang lunak dapat bergerak bebas tanpa hambatan untuk menggerakkan organ tubuh seperti ginjal misalnya, sehingga ginjal dapat berfungsi dengan stabil dan maksimal. Bila urat yang menggerakkan ginjal ini mengeras dan kaku maka ginjal tidak dapat bekerja dengan stabil dan maksimal, bahkan dapat mengalami gagal ginjal.

3. Ketegangan urat syaraf berdampak pada tekanan fikiran karena otak yang mengontrol urat syaraf ikut tertekan, hingga mengalami tekanan psikhis (pikiran) akibat dari hal ini orang akan susah tidur, bila bisa tidur tidak akan nyenyak dan tidak menghilangkan lelah, karena urat syaraf tidak dalam keadaan rileksasi.

4. Urat yang kaku dan keras (tidak lentur) menyebabkan rasa berat untuk beraktifitas, rasa nyeri di sekujur tubuh, sehingga membutuhkan pemijatan atau kerikan, untuk melenturkan urat syaraf dan ototnya.

5. Urat syaraf dan otot yang lunak/ lentur akan menenangkan hati, karena resahnya hati secara dominan dipengaruhi oleh degub jantung yang memopa darah. Degub jantung yang cepat pertanda organ tubuh mengeras dan kaku yang menekan  pembuluh darah hingga mengalami penyempitan, hingga jantung menyesuaikan diri dengan bergerak lebih cepat. Hal ini yang menimbulkan keresahan dan ketidak tengan hati.

Karena itu Allah berfirman :

أَلَّذِيْنَ ءَامَنُوْا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللهِ أَلآ بِذِكْرِ اللهِ َطْمَئِنُّ قُلُوْبُ

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (Ar Ra’d 28).

Telah bercerita kepadaku Sulaiman bin Harb, telah bercerita kepadaku Syu’bah dari al Hakam dari Ibnu Abiy Laila dari ‘Aliy, bahwa  Fatimah mengeluh karena  tangan nya melepuh oleh  penggunaan batu penggiling. Dia pergi mengahadap Nabi SAW untuk meminta seorang pembantu, tetapi dia tidak bertemu beliau maka (diterangkan maksudnya itu) kepada ‘Aishah.  Ketika beliau datang, ‘Aisha memberi tahu Nabi tentang hal itu. Ali menambahkan: Nabi datang kepada kami ketika kami telah pergi ke tempat tidur kami. Ketika aku akan bangun, Beliau bersabda: “‘ tetaplah di tempat mu,” maka beliau duduk antara kami, hingga dadaku merasakan kesejukan dari kedua kaki beliau. Nabi kemudian bersabda, “Tidakkah aku terangkan kepada kamu berdua hal yang lebih baik bagimu dibanding seorang pembantu? (yaitu) bila kamu  akan tidur bacalah Allahu Akbar 33 kali ,  Subhana Allah 33 kali, dan  Alhamdu ‘ illah’ 33 kali maka ini lebih baik bagimu dibanding pembantu.” Ibn Sirin berkata, “Subhan Allah’ diucapkan 34 kali. (Hr. Bukhari).

Pengalaman Tentang Dzikir Therapy.

Saya (Penulis) punya murid bernama Pak Panut, bertempat tinggal di sebelah utara Pasar Induk Giwangan Yogyakrta, (bersebelahan dengan Pasar). Sebelum bergabung dengan jamaah dzikir, ia mengalami musibah tersengat listrik tegangan tinggi di jalan raya, karena menebang pohon.

Untungnya ia selamat, tetapi kedua kakinya gosong menghitam dan mati rasa. Oleh dokter disarankan agar kakinya diamputasi, karena sudah tidak berfungsi, tetapi ia dan keluarganya tidak setuju. Kemudian dibawa pulang dan dirawat dirumah, sambil berdoa dan berdzikir.

Sesudah beberapa bulan kakinya bisa digerakkan dan ia mulai bergabung dengan majlis dzikir, dalam rangka untuk memulihkan kakinya yang masih mati rasa itu. ternyata setelah ia disiplin mengamalkan dzikir dan berlatih konsentrasi disertai dengan puasa sunat, kakinya bisa sembuh total, pulih seperti sedia kala.

Pengalaman Penulis sendiri, dahulu sebelum intensif mengamalkan dzikir, sering mengalami musibah kecelakaan, ada sekitar 5 kali saya mengalami kecelakaan, dan badan sering terasa kaku dan nyeri.

Tetapi semenjak penulis mengamalkan dzikrullah secara intensif mulai tahun 1993 hingga saat ini Al Hamdulillah sudah tidak mengalami musibah kecelakaan dan semoga seterusnya demikian, selain itu badan tidak pernah mengalami keluhan sedikitpun, sehingga tidak pernah memerlukan pijat dan kerikan, karena badan selalu terasa nyaman.

Terbukti benarlah apa yang diterangkan Allah dan RasulNya, tinggal kita pelajari dan kita amalkan bila perlu tanyakan pada Ahli dzikir bila belum mengetahui ilmunya sebagaimana yang dianjurkan Allah SWT.

9 thoughts on “MENGHILANGKAN NYERI OTOT-URAT SYARAF

  1. Assalamualaikum wa rahmatullah,Pak Darowi.Saya kepingin tanya mengapa kok dzikir itu harus di sertai gerakan badan, dan arahnya kok harus berlawanan dgn arah jarum jam. trus bagaimana cara agar ktika berdzikir itu dapat konsentrasi????

    • Dzikir tidak harus pakai gerak badan, gerak itu hanya salah satu cara melibatkan badan kita untuk masuk dalam proses dzikir, dan cara mendaya gunakan inner power, yang berguna untuk kesehatan.

    • Dzikir yang diamalkan ada 2 macam, pertama dzikir pokok, terdiri dari dzikir ba’da shalat, misal membaca istighfar, tasbih, tahmid, takbir dan tahlil, kedua dzikir amalan khusus, misalnya membaca kalimat tawakkal: hasbiyallaahu wa ni’mal wakliil, haqaulah, dan asama-ul husna atau asma lainnya, kemudian shalawat Nabi dan do’a sesuai hajad masing masing.

    • bacalah doa nabi Ayub yaitu :
      رَبِّ إِنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَ أَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ
      artinya : Wahai Tuhanku sungguh saya menderita sakit padahal Engkau maha Penyayang diantara yang Penyayang.
      bacalah setiap ba’da shalat.
      untuk obat herbalnya silahkan minum perasan kunir, temu lawak, atau inggu.

  2. Assalamu’alaikum….bapak saya mengalami diabetes dan syaraf kejepit pd tulang belakang, untuk berjalan terasa berat di kaki sudah berobat dan terapi kok belum sembuh. kiranya amalan apa yg harus dikerjakan?bisakah saya yg mengamalkannya buat kesembuhan bapak saya.Mohon dengan sangat petunjuknya. Salam saya nanang

    • Kita wajib memohon kesembuhan kepada Allaah, berdasarkan hadits nabi saw: agar kita membaca surat Al Fatihah dan surat Al Ihlas, menurut pengalaman saya, masing-masing 41 kali dan 11 kali kemudian membaca shalawat nabi dan berdoa memohon kesembuhan, dilakukan sehabis shalat hajad 2 rakaat, kemudian tiupkan bacaan pada air untuk diminumkan kepada yang sakit, insya Allah sembuh.

  3. Assalamu Alaikum Wr. Wb.
    Teman saya korban kecelakaan tabrak lari mengalami patah tulang dikaki kanan dan tangan kanan mati rasa tidak bisa digerakan. Mohon doa dan amalannya Pak ?
    Shendy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s