PENGALAMAN JALANAN.

Seorang sahabat yang bekerja di Pemkab memang berat, setiap hari ia melaju dari Yogyakarta jaraknya kurang lebih 18 km, dan setiap Sabtu ia pulang ke rumah istrinya yang jauhnya sekitar 80 km dari Yogya.

Sahabat ini seorang pengurus Majlis Dzikir yang aktif dan insya Allah istiqamah dengan amalannya. Ia bercerita, Sekitar pertengahan bulan April 2010 seperti biasanya ia mengendari sepedamotornya, dia memang letih dan ngantuk karena malam sabtunya rapat hingga jam 02.00 dinihari. Sehabis dari kantor ia menuju daerah Boyolali Jawa tengah. Sesampainya di Delanggu ia tertidur sambil mengendarai motornya hingga sekitar 3 kilometer ia tertidur, bahkan ia sempat bermimpi. Ia terbangun dari tidurnya ketika sampai di sebuah pertigaan lampu merah karena menabrak mobil yang berhenti di lampu merah itu, dan ia pun terjatuh bersama motornya. Tetapi ia hanya luka-luka ringan dan motornya hanya mengalami kerusakan tak seberapa.

Mobil yang ditabraknya juga penyok sedikit, tetapi ia tidak menuntut ganti rugi kepadanya, padahal sahabat itu juga mengakui kesalahannya.

Ketika ia pulang kembali ke Yogyakarta, keluarganya tidak tahu peristiwa yang dialaminya, karena tidak nampak luka-luka di badannya, dan sahabat itu juga tidak merasa kesakitan.

Setelah ia selesai bercerita ada teman yang berkomentar, bagaimana ya kok bisa begitu? Saja jawab: pertama, keletihan luar biasa, bisa menyebabkan hilang kesadaran atau tertidur, karena itu bila letih dalam perjalannan lebih baik berhenti dulu untuk istirahat.

Kedua, orang yang istiqamah dalam Dzikir itu selalu dijaga malaikat, sebagaimana firman Allah SWT :

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” Kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, Maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang Telah dijanjikan Allah kepadamu” QS As Sajdah 30.

kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. QS As Sajdah 31

Coba bayangkan saja disaat tertidur ketika mengendarai motor padahal berpapasan dengan banyak mobil dan motor, apa yang dapat dilakukan bila tidak dijaga malaikat Allah ? Kita sebagai orang mukmin yakin bahwa itulah salah satu bentuk pertolongan Allah kepada orang yang istiqamah dengan dzikirnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s