HARAMNYA REPRESENTASI NABI/RASUL

Syaikh Muhammad bin Abdallah

Segala puji bagi Allah dan aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, kemudian:
Penting diketahui  bahwa agama Islam membutuhkan sosok pilihan dan Allah SWT melebihkan nabi dan rasul diatas semua hamba-Nya yang beriman dan  Auliya yang dekat  dengan membawa risalah  kepada kaumnya, didukung dengan mukjizat, dijaga dari dosa,  perbuatan mungkar dan Allah menjadikannya para khalifah dan pengikutnya memiliki perasaan yang lebih  besar untuk melindunginya dari  perbuatan aniaya orang yang memusuhinya, Allah Yang Mahakuasa berkata:

إن الذين يؤذون الله ورسوله لعنهم الله في الدنيا والآخرة وأعد لهم عذاباً مهينا} [الأحزاب: ٥7

(sungguh Orang-orang yang mengganggu Allah dan Rasul-Nya, Allah telah mengutuk mereka di dunia dan di akhirat dan menyediakan bagi mereka azab yang menghinakan) [QS Al Ahzab: 57]

Maka hukum Allah bagi orang yang menyakiti Nabi kita terkutuk di dunia dan di akhirat, dan memperingatkan dia dari siksaan yang menghinakan dan balasan dari jenis perbuatan, maka orang yang menyakiti Nabi kita adalah dihinakan dan diremehkan , adapun hukuman  yang merendahkan martabat adalah balasan perbuatan ini, dan demikian juga hukum seluruh nabi dan rasul, karena kehormatan para nabi dan rasul itu seperti kehormatan Nabi kita.
Nabi saw bersabda:

إن كذباً علي ليس ككذب على أحد، فمن كذب عليّ متعمداَ فليتبوأ مقعده من النار» رواه البخاري ومسلم

sesungguhnya  berbohong kepada-ku tidak seperti berbohong  kepada salah seorang dari kalian, maka siapa yang berbohong kepadaku dengan sengaja, bersiaplah mengambil tempatnya di neraka» Bukhari dan Muslim,

Demikian juga berbohong kepada seluruh para nabi dan rasul.
Dan dari bentuk bentuk menyakiti para nabi  dan rasul adalah menyerupakannya, karena penyerupaannya berarti menghapus keagungan, wibawa dan kemuliaannya ,  Allah berkata:

لتؤمنوا بالله ورسوله وتعزروه وتوقروه وتسبحوه بكرة وأصيلا} [الفتح: ٩]

(agar kalian mengimani  Allah dan Rasul-Nya, menghormatinya, memulyakan dan memgucapkan  puji-pujian bagi-Nya diwaktu pagi dan sore) [Al-Fath: 9]

Jadi kita harus menghormati semua nabi, karena sesungguhnya pemuliaan kepada mereka adalah penghormatan atas perintah Allah, dan hak mengikutinya adalah hak Allah, dan munculnya penyerupaan  para nabi pada masa kita diusahakan tangan segelintir orang Yahudi dan Kristen, diketahui bahwa orang-orang Yahudi dan Kristen telah minista para nabi dan rasul utusan Allah dengan kejelekan yang banyak , penggambaran nabi dulu dansekarang banyak dilakukan orang Yahudi, dan baru-baru ini penggambaran nabi dan rasul terungkap  dari saudara kita sesame Islam, mereka mencoba melakukan, maka apa yang dipelajari Ulama dalam hal ini tidak lain hanya melakukan apa yang diwajibkan Tuhan  dengan keterangan hukum syareat Islam tentang masalah penggambaran nabi , tersebut: dan karena itu :
Sejak kontrak ditandatangani antara Perusahaan Arab untuk produksi film internasional dan perwakilan dari beberapa pemerintah Arab untuk menyutradarai film di bawah judul (Muhammad adalah utusan Allah) Dewan Cendekiawan senior di Kerajaan Arab Saudi menjelaskan dan mengeluarkan keputusan yang melarang pertunjukan film, dengan indikasi adanya beberapa kejahatan dalam hal ini, sebagaimana diaturnya kesucian dari karya ini. Panitia Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa untuk Penerbitan.
Sebelum fatwa dikeluarkan, Dewan Senior Cendekiawan dan Komite Tetap mengeluarkan fatwa kepada Riset Akademi Islam di Kairo dengan keputusan  hal itu tak dapat diterima, seperti fatwa Liga Muslim Dunia kepada Dewan Konstituante yang  melarang hal itu,  juga mengeluarkan resolusi kecaman kepada  organisasi-organisasi internasional Islam yang mencoba untuk mendapatkan film ini.
Ini adalah konsensus para Ulama Muslim pada pelarangan pemeranan pribadi Nabi saw, yang merupakan larangan komprehensif pada pemeranan  dari para nabi dan nabi sebelumnya, pelanggaran atas semua ini, ada pelajaran katanya, tidak akan ada ruang untuk menerima.
Semua fatwa dan keputusantersebut di atas, mencakup larangan pemeranan sahabat, dan beberapa dari keluarga dekat para nabi dan rasul, sehingga pemeranan shahabat dan keturunan nabi adalah dilarang semuanya, maka ini harus diketahui.
Dan bentuk bangunan larangan ini apa yang dikenal sebagai penyerupaan kejahatan dan dosa tersebut, yang termasuk kejahatan yang banyak, diantaranya:
• bertentangan dengan hikmah  Allah yang mencegah setan dan jin untuk menyerupai Nabi saw, dalam hadits mutawatir Nabi saw bersabda:

من رآني في المنام فقد رآني، فإن الشيطان لا يتمثل بي

«Barangsiapa telah melihat Aku dalam mimpi, maka ia telah melihatku karena setan tidak mampu menyerupai  aku»
Maka Kebijaksanaan Allah yang melihara Nabi dengan pencegahan penyerupaan pribadi Nabi saw  juga dijaga dari keadaan sia-sia, permainan  dan sebagainya.
Maka memerankannya bertentangan dengan kebijaksanaan agung ini.
• Representasi dari nabi dan rasul sama saja berbohong kepada mereka dalam kepribadian, tindakan, dan ucapannya, karena meniru Nabi saw, dengan gerakan dan kata-kata,  yang diklaim itu sebagai gerakan dan ucapan yang mewakili Nabi ini adalah bohong karena kepribadian dan gerakan yang diserupakan ,  Nabi saw telah melarang orang mensimilasikan pribadi yaitu ( tindakan dan ucapan seperti  tindakan dan ucapan yang beliau  lakukan ), sebagai hadits diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya dan lain-lain dari Aisyah, ra : aku pergi untuk menceritakan seorang wanita atau pria didepan  Rasulullah saw. Dia mengatakan: “(saya tidak suka bila saya menceritakan seseorang begini, begitu bahkan yang lebih hebat dari itu).

Jadi bagaimana dengan orang yang menyerupakan diri sebagai Nabi, sehingga pemirsa melihat bahwa ini adalah Nabi A atu B, ingatlah ini adalah perbuatan yang sangat jelek!
• diantaranya termasuk representasi ini menurunkan kehormatan dan meremehkan nabi dan  rasul  serta mengabaikan mereka, ketika mereka menunjukkan manifestasi perwakilan maka  mereka tidak akan tepat : karena percampuran dengan perempuan bukan muhrimnya, kebiasaan dan tradisi orang-orang dalam pernikahan tidak begitu, seperti yang ditunjukkan oleh film seri Nabi Yusuf di Iran diproduksi oleh Al-Kausar.
Ketika representasi dibuat, mengandung unsur  meringankan dan meremehkan para nabi dan rasul tidak akan diterbitkan kecuali oleh orang-orang kafir, atau orang-orang yang meniru kekafiranmereka, dan kaum muslimin  munafik,  jadi bagaimana kalau prosedur ini hanya untuk menjatuhkannya,  atau pandangan  kebencian pada para nabi dan rasul seperti Al Masuniyah dan banyak lagi! Dan bagaimana jika mereka adalah pedagang untuk memperdagangkan representasi  dari nabi  dan rasul Allah?! Allah mengutuk mereka! Sesat.

diantaranya representasi  seperti tersebut, membuka pintu pertentangan dalam masalah kenabian, ketika beberapa penonton mengeluarkan ejekan  dan beberapa lelucon dan sebagian lainnya serius atau bercanda dan bermain semua ini firasat manusia yang besar, Allah  berkata:

ولئن سألتهم ليقولن إنما كنا نخوض ونلعب قل أبالله وءايته ورسوله كنتم تستهزءون لا تعتذروا قد كفرتم بعد إيمانكم}[ التوبة: ٦٥ – ٦6]

(Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”) [QS At Taubah: 65-66]
Tak seorang pun akan dibebaskan dari akibat yang akan terjadi yang memiliki haq kenabiannya yang dibuat lelucon dan permainan, maka pemerannya  tidak akan keluar dari keberadaannya yang berperan sebagai nabi dan rasul antara serius dan permainan, dan demikian juga para penonton.

Maka  pemeran dan pemirsa konsekuensinya terkena akibat perbuatannya.

• Untuk kelebihan dalam beberapa nabi dan rasul, seperti representasi dari beberapa pemeran dari Isa bin Maryam, untuk menunjukkan kemuliaan dan kelebihannya, Islam melarang mengambil gambar dengan kamera atau apapun untuk para nabi dan orang orang saleh, hingga tidak dijadikan  Tuhan yang disembah selain Allah. Dan ada jahat lainnya ..!

Hal ini juga diketahui bahwa Kaidah syareat Islam dalam pelarangan oleh para ulama bahwa hukum tidak melarang apa-saja kecuali yang membuat kerusakan murni, atau lebih banyak kerusakannya.
Telah nyata bahwa ini mengandung bahaya besar, merusak keyakinan dan ibadah dalam agama dan dunia karena penyerupaan ini.

Bukankah Muslim tahu bahwa hal itu melanggar kesucian para nabi dan rasul, pelanggaran kehormatan pengikut mereka dan khalifah  karena pelanggaran kehormatan mereaka mudah atasnya, dengan mengatakan: (Anda menghormat para nabi dan memperingatkan terhadap prasangka kepadanya, dan kamu mengikutinya padahal  dalam hal ini  kamu meremehkan dan  cacat)

Untuk Umat Islam semuanya memiliki kewajiban syareat untuk membela para nabi,  mempertahankan status mereka dan berdiri menentang orang-orang yang menyalahgunakannya, terutama di era di mana muncul ateisme dan kemungkaran yang menyebar di dunia Islam, yang sengaja disebarluaskan melalui media audio-visual, media cetak dan lain-lain, yang selalu mengisi umat ini seperti yang kami sebutkan yang menyebabkan tumbuhnya tantangan mereka, dan umat agar tidak menyerah dalam mempertahankan semua nabi dan rasul, masing-masing menurut kesanggupan, dan kemampuannya.
Dan penguasa Muslim agar lebih komitmen  pertahanan para nabi dan rasul, dan para ulama telah menegaskan bahwa haram hukumnya merepresentasikan nabi dan rasul dan wajib bagi Muslim menutup pintu argumen yang mengarah pada penerimaan film yang diproduksi al-Kausar Iran yang merepresentasikan Nabi Jusuf dan Yakub, malaikat Jibril dan hal itu tidak disetujui oleh pikiran apapun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s