MENGAPA SYETAN ITU MUSUH MANUSIA?

Allah SWT berfirman:

كَمَثَـلِ الشَّيطَنِ إذ قَالَ للإنسَنِ اكفُر فَلَمَّا كَفَر قَالَ إنِّىِ بَرىءٌ مِنكَ إنِّىِ أخَافُ الله رَبَّ العَلَمِينَ

seperti ketika Syetan itu menasehati manusia maka ia berkata: “ kafirlah kamu” maka ketika ia telahKafir berkatalah syetan itu: “sungguh aku berlepas diri dari apa apa yang kamu lakukan, karena saya takut kepada Allah Tuhan semesta alam “

Ibnu Jarir dan Ibnu Katsir berkata:

Ayat ini mengugkap cerita seorang ahli ibadah,  dari anak-anak Israel yang bernama Barshis, dan ia adalah seorang ahli ibadah senior, setia yang tinggal dan hidup dalam sebuah tempat peribadatan untuk menyembah Allah, tetapi ibadahnya telah mengalahkan ilmunya padahal orang yang berilmu itu lebih susah disesatkan bagi setan daripada seribu ahli ibadah.

Ketika Basrshis menyembah Allah, ia bersujud dan banyak  berdzikir kepada Allah, maka Allah menginginkan menguji iman dan keyakinannya.

Sebagaimana Allah berfirman:

( apakah manusia itu mengira bahwa mereka itu dibiarkan mengucapkan : “saya telah beriman” padahal iman mereka belum diuji)

Ketika Barshis tengah duduk di tempat peribadatannya, datanglah seorang pria dari anak-anak Israel dan berkata: “Wahai Barshis sesungguhnya saya ingin jihad di jalan Allah, tetapi saya punya saudari yang tinggal di rumah di sebelah tempat ibadah anda dan tidak ada yang lainnya selain  Anda, karena itu dia  saya titipkan kepada Anda dan mohon untuk dijaga hingga saya kembali dari medan Jihad . Barshis berkata: “dengan suka cita dan kehormatan saya terima”.

Kemudian mereka pergi untuk berjihad di jalan Allah, dan  tinggallah Barshis di tempat menyembah Allah, maka datang Iblis kepada Barshis dan berkata: “Hai Barshsis engkau punya janji untuk merawat perempuan ini jadi kalau kamu abaikan berarti kamu telah menyianyiakannya, jika kamu mau mekongokkan kepalamu untuk menyapanya di pagi hari   tentu ia akan menyambutnya dan hal ini tidak jadi masalah sedikitpun.  Maka Barshis mengikuti pesan syetan itu, hingga ia melongokkan kepalanya dan menyapanya.

Kemudian datanglah syetan untuk kali yang kedua dan berkata :” Bila kamu mau turun ke sampng rumahnya selama tidak ada orang lain yang mengetahui atau mencegahnya maka turunlah  dan pergilah  ke samping rumah dan lihatlah”. Maka turunlah ia di samping rumahnya dan melihat apa yang dilihatnya.

Pada kali yang ketiga syetan datang dan berkata: “Ini adalah gadis luarbiasa yang ditinggal pergi keluar untuk berjihad, dan siapa yang belas kasih kepadanya dan mengajaknya berbicara, maka turunlah ia, menyayanginya, berbicara dengannya yang masih memakai hijab/selubungnya.

Pada kali yang keempat datanglah Iblis dan berkata: “Kau  adalah orang yang Alim (berilmu) yang cerdas dan terjaga akan Allah dan setan takut kepadamu karena itu dekatilah ia dan ciumlah ia, maka bisikan syetan itu dilaksanakan  hingga mereka jatuh ke dalam dosa, lalu wannita itu menjadi hamil!

Ketika sudah hamil berkatalah Iblis kepadanya untuk mengingatkannya: “jika saudara laki-lakinya datang dan melihat kejahatan ini, pasti akan dikabarkan kepada mereka hal ini akan menjatuhkan martabatmu di mata manusia karena itu  lebih baik bagimu bila wanita ini kamu bunuh saja.”

Maka disembelihlah wanita itu dan dikuburkan di dalam rumah ibadahnya.

Ketika saudaranya kembali pulang dari jihad ia menemui Barshid dan bertanya: “Di mana adikku?

Barshis menangis dan menyesali, air mata yang keluar adalah penyesalan munafik, sum’ah, riya, dan berkata: “ia menjadi sakit dan ia seorang yang suci lagi ahli ibadah, kemudian ia meninggal dan saya kuburkan setelah ia saya doakan”!

Maka saudaranya itu menangis dan membenarkannya , kemudia sesudah malam ia tidur pada malam itu.

Kemudian datanglah setan dalam tidur kakaknya dan mengatakan kepadanya bahwa Barshis telah menzinahi saudarinya dan kemudian membunuhnya dan dikuburkan di dalam tempat peribadatannya.

Dan pada mimpi kedua dan ketiga syetan datang dalam mimpi saudaranya dan mengatakan kepadanya  seperti apa yang dikatakan dalam mimpi pertama.

Kemudian  apa yang ia lihat dalam mimpi itu diungkapkan kepada Barshis yang kemudian diakuinya apa yang dilakukannya, dan pergilah ia ke tempat menguburkan saudarinya  sebagaimana tempat itu telah ditunjukkan oleh setan, sesudah dibongkar ternyata saudarinya itu dalam keadaan  hamil dan dibunuh.

Maka ditangkaplah Barshis untuk diadili dan dijatuhi hukuman mati dengan cara disalib. Ketika merasakan beratnya siksaan dan menjelang ajal itu datanglah Iblis kepada Barshis dan berkata:” anda tidak akan selamat hai Barshis kecuali bila  Anda mau bersujud untukku maka kamu akan aku lindungi.”  Maka menjadi kafirlah Barshis, karena sujud kepada Iblis, kemudia mereka membunuh Barshis dan menyalibnya.

Sumber: Buku “Siyaatul Quluub”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s