SHALAT TARAWEEH

SHALAT TARAWEEH.‎

Pertanyaan:
Apakah boleh Shalat Taraweeh …. 4 rakaat lalu salam dan kemudian empat ‎rakaat ….. lalu salam?‎


Jawaban:
Segala puji bagi Allah. Shalat Taraweeh di bulan Ramadhan, disebutkan ‎bervariasi, terjaga dalam sunnah yang benar (Shahih), dan kualitas terbaik ‎adalah yang dilakukan Nabi saw secara teratur dan orang menginginkanya untuk ‎shalat 2 rakaat dengan satu salam dan seterusnya, masing-masing dipisahkan ‎oleh dua rakaat dengan salam kemudian shalat witir dengan satu rakaat sebagai ‎penutup. Ibnu Umar mengatakan: bahwa Nabi saw bersabda: ‎

‏(صلاة الليل مثنى مثنى، فإذا خشي أحدكم الصبح صلى ركعة واحدة توتر له ما قد صلى ). متفق عليه

‎(Shalat malam itu dua-dua, jika salah satu dari kalian kuatir datang waktu ‎subuh witirlah satu rakaat sebagai penutup shalat yang telah dilakukan). ‎Muttafaqun alaih.‎

Dan sifat shalat taraweeh yang diijinkan oleh sunnah adalah shalat taraweeh ‎‎4 rakaat dengan satu salam, kemudian 4 rakaat dan satu salam, kemudian witir ‎‎3 rakaat. Aisyah berkata:‎

‏(كان النبي صلى الله عليه وسلم يصلي أربعاً فلا تسال عن حسنهن وطولهن، ثم يصلي أربعاً فلا تسأل عن ‏حسنهن وطولهن ثم يصلي ثلاثاً ). متفق عليه

Nabi (saw Shalat empat rakaat, jangan tanya padaku bagaimana bagus dan ‎lamanya, dan kemudian shalat empat rakaat, jangan bertanya bagus dan lamanya, ‎dan kemudian shalat tiga rakaat) Muttafaqun alaih.‎

Para ulama berbeda tentang diperbolehkannya nafawil (shalat malam) dengan ‎shalat empat rakaat bersambung dan benar (shahih) bahwa ini adalah ‎diperbolehkan karena tidak ada larangan tentang hal itu dan karena hadits ‎Ibnu Umar itu mengacu pada ferensi yang dianjurkan, tidak wajib, dan karena ‎dalam syareat Islam ada shalat wajib dan sunat empat rakaat dan Nabi saw ‎telah melaksanakan shalat Witir dengan tiga, lima dan sembilan rakaat dengan ‎satu salam. Karena keterangan Aisyah jelas menunjukkan hal itu dan tidak ‎perlu ditafsirkan, jika hadits itu dikombinasikan maka jelas memuji Allah ‎dengan shalat 2 rakaat adalah sunnah dan empat rakaat diperkenankan.‎

Sunnah tidak lebih dari sebelas rakaat, tetapi bisa lebih atau kurang dari ‎itu seperti umumnya ulama berdasarkan kata Aisyah dalam hadits yang terkenal ‎ia berkata:‎

‏(ما كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يزيد في رمضان ولا في غيره على إحدى عشرة ركعة ) متفق عليه

‎(tidaklah Rasulullah saw menambah (rakaat) di bulan Ramadan atau diluar ‎Ramadhan dengan sebelas rakaat) Muttafaqun alaih.‎

Dan Allah maha Tahu, shalawat dan salam atas Nabi Muhammad, keluarga dan ‎shahabatnya.


Oleh: Saud bin Khalid albulaihid
Anggota Masyarakat Saudi untuk Sunnah.
binbulihed@gmail.com

One thought on “SHALAT TARAWEEH

  1. “SHALAT TARAWEEH MAJLIS THARIQAH AHLU DZIKRI” was a delightful blog post, can’t wait to go through much more of your posts.
    Time to squander numerous time on the net lolz. Many thanks
    -Jamaal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s